Gubernur Sampaikan Pendapat Akhir atas Tiga Rancangan Peraturan Daerah

Gubernur Kalsel H.Sahbirin Noor

Banjarmasin, mediaprospek.com– Gubernur Kalsel H.Sahbirin Noor melalui Wakil Gubernur H. Rudy Resnawan pada sidang Rapat Paripurna DPRD Kalsel, di hadapan segenap anggota dewan dan para undangan dalam penyampaian Pendapat Akhir atas Tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) mengatakan bahwa setelah menyimak dan memperhatikan bersama agenda rapat paripurna pada pengambilan keputusan terhadap 3 (tiga) Rancangan Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, yakni Raperda tentang Kepemudaan, Raperda tentang Dana Cadangan Pemilihan Umum Gubernur dan Wakil Gubernur tahun 2020 dan Raperda tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2019.

Wakil Gubernur H. Rudy Resnawan

Berdasarkan keputusan tentang persetujuan atas 3 (tiga) Raperda, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan menyatakan dapat menyetujui ketiga Raperda tersebut untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda). Senin, (19/82019)
“Kami sangat bersyukur bahwa pada akhirnya antara pihak eksekutif dan legislatif, setelah melalui proses pembahasan dan konsultasi ke kementerian terkait, dapat menemukan kesepahaman mengenai hal-hal yang perlu diatur dalam ketiga Raperda dimaksud,” kata Rudy.
“Untuk itu, perkenankan kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada panitia khusus serta seluruh anggota dewan atas keberhasilannya menyelesaikan pembahasan ketiga Raperda tersebut,” ujar Rudy.
“Selanjutnya, beberapa harapan kami sampaikan terhadap ketiga Peraturan Daerah tersebut, setelah ditetapkan menjadi Peraturan Daerah khususnya pada pelaksanaannya nanti, yakni sebagai berikut, Pertama, Raperda Tentang Kepemudaan, secara umum terhadap Perda ini diharapkan pemerintah daerah memiliki peran dalam membina kepemudaan, memberikan pelayanan akses dan anggaran,” imbuh Rudy.
Secara khusus melalui penetapan Perda ini, menjadikan pemuda lebih berperan aktif sebagai kekuatan moral, kontrol sosial dan agenda perubahan dalam memfasilitasi pemuda untuk mengembangkan potensi efektif dan kreativitas diri yang dimiliki, sehingga menjadikan pemuda Kalsel berdaya saing dan berprestasi.
Dengan ditetapkannya Perda tentang kepemudaan ini, akan melahirkan pemuda-pemuda terbaik yang akan membanggakan baik di tingkat daerah maupun nasional.
Kedua, Raperda tentang dana cadangan pemilihan umum Gubernur dan Wakil Gubernur tahun 2020. Secara umum, melalui peraturan pemerintah nomor 12 tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah, pemerintah berkeinginan perlunya dilakukan penyesuaian dan keseimbangan neraca keuangan di daerah, dalam hal penganggaran dana pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur pada tahun 2020 yang akan datang.
Secara khusus melalui penetapan dana cadangan pemilihan umum, tujuan utamanya adalah untuk menunjang kelancaran pelaksanaan pemilihan umum Gubernur dan Wakil Gubernur tahun 2020.
“Maka sesuai dengan apa yang telah disepakati bersama, kami akan memaksimalkan dukungan dan kepercayaan yang telah diberikan serta mengupayakan untuk dilaksanakan secara profesional dan bertanggung jawab dengan berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan,” jelas Rudy.
“Ketiga, Raperda tentang perubahan APBD tahun anggaran 2019. Sebagaimana telah didengarkan bersama pernyataan persetujuan Dewan terhadap Raperda tentang perubahan APBD tahun anggaran 2019.
Persetujuan tersebut memiliki makna dan arti penting, yakni pemerintah daerah bersama-sama dengan DPRD telah dapat menyelesaikan satu tugas penting dalam rangkaian pengelolaan keuangan daerah untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan masyarakat.
Segala dinamika yang berkembang selama proses pembahasan Raperda tentang perubahan APBD tahun anggaran 2019, hendaknya dapat diambil hikmahnya, karena banyak hal yang timbul dan berkembang dalam pembahasan tersebut, dimana semuanya itu mengarah kepada terpenuhinya tuntutan kebutuhan masyarakat Kalimantan Selatan maupun terpenuhinya tuntutan ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Namun demikian, dengan adanya saling pengertian dan kesadaran yang mendalam, kerja sama yang harmonis, serta kesamaan pandangan antara pihak eksekutif dan legislatif, maka berbagai hal yang berkembang dan timbul dalam proses pembahasan telah dapat kita rumuskan dalam bentuk kebijakan-kebijakan yang arif dan langkah-langkah yang bijaksana,” ungkap Rudy.
“Dengan telah disetujuinya Perda tentang Perubahan APBD tahun anggaran 2019, selanjutya akan dilakukan tahap evaluasi sebagaimana Pasal Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah yang akan dilaksanakan oleh Menteri Dalam Negeri. Demikian pendapat akhir atas tiga Raperda yang kami sampaikan,” kata Rudy. (Ais/Mzr/tabloidprospek)

 166 total views,  1 views today

Check Also

Mengungkap Misteri Indahnya Lagu Banjar lewat Bedah Buku Biografi Anang Ardiansyah

Banjarmasin, mediaprospek.com – Dua Tokoh berbeda Sabtu siang (19/09/2020) mengupas tuntas buku biografi salah satu …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.