Pembahasan Raperda Agar Memperhatikan Perda Sebelumnya

Banjarmasin, mediaprospek.com–Pemandangan Umum Fraksi Partai Golongan Karya DPRD Prov Kalsel terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Prov Kalsel tentang Perlindungan Terhadap Anak-Anak Terlantar, Anak Jalanan, Anak Yatim Piatu dan Anak Fakir Miskin, yang disampaikan oleh Hj. Syarifah Rugayah, SE, pada sidang rapat paripurna, di hadapan segenap anggota dewan dan para undangan, mengatakan, bahwa, sebelumnya, Peraturan Daerah (Perda) yang sejenis mengatur hal tersebut diatas yang telah dimiliki Provinsi Kalimantan Selatan, perlu mendapatkan perhatian, sehingga Raperda yang akan dibahas, tidak akan terjadi tumpang tindih dalam pengaturannya. Senin (1/7) Pagi.


Syarifah mengatakan bahwa adapun beberapa Perda sejenis itu antara lain, yaitu, Pertama, Perda Nomor 9 Tahun 2008 tentang Perlindungan Anak Terlantar. Kedua, Perda Nomor 13 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Perlindungan Anak. Dan ketiga, Perda Nomor 11 Tahun 2018 tentang Pemberdayaan Perempuan dan Anak.
Selanjutnya, Fraksi Partai Golongan Karya menyampaikan beberapa hal sebagai berikut, pertama, Fraksi Partai Golongan Karya berpendapat bahwa Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, menjadi salah satu rujukan sebagai Lex Generalis terhadap RAPERDA yang akan dibahas.

“Fraksi Partai Golongan Karya berharap bahwa Raperda ini didukung oleh penelitian yang dituangkan dalam Naskah Akademik yang memuat data kuantitatif dan pihak tenaga ahli disarankan agar dapat berkolaborasi dengan dinas terkait, Badan Pusat Statistik dan pihak-pihak terkait lainnya,” katanya.
“Oleh karena itu, Fraksi Partai Golongan Karya pada kesempatan ini memberikan apresiasi dan dukungan agar Raperda dibahas oleh DPRD Provinsi Kalimantan Selatan pada tingkat pembahasan berikutnya,” ujarnya.

 258 total views,  2 views today

Check Also

Pengunduran Diri Pegawai KPK, Ka Biro Humas KPK Jangan Bernuansa Drama

  Oleh : Syahrir Irwan Yusuf, SH (Pengamat dan Praktisi Hukum) Dalam akhir pekan lalu, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.