Pemprov Tidak Boleh Berpuas Diri dan Harus Terus Mencari Sumber Pendapatan Baru

 

Iskandar Zulkarnain, SE

Banjarmasin, mediaprospek.com–Pemandangan Umum Fraksi Partai PPP DPRD Prov Kalsel Terhadap 2 (Dua) Buah Raperda Prov Kalsel Tentang Raperda Tentang Pertanggungjawaban APBD Prov Kalsel Tahun Anggaran 2018 dan Raperda Tentang Dana Cadangan Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Tahun 2020, yang disampaikan oleh Iskandar Zulkarnain, SE, pada rapat paripurna, Senin, (17/6),  secara ringkas dinyatakan bahwa Pertama, dari sisi pendapatan, meskipun telah mampu melampau target, yaitu tercapai 102,28 persen, dimana dari target yang ditetapkan sekitar 6,45 triliun rupiah tercapai realisasinya sekitar 6,60 triliun rupiah, namun kita tidak boleh lantas berpuas diri, kita harus terus menerus mencari sumber pendapatan baru, tidak boleh terlalu berharap dengan dana dari pemerintah pusat dan pendapatan dari sumber daya alam, karena dana dari pusat itu terbatas dan sumber daya alam, cepat atau lambat akan habis.

Perlu disadari eksploitasi terhadap sumber daya alam yang berlebihan akan menciptakan dampak negatif bagi kita semua.

Kedua, Alhamdulillah, dari sisi pendapatan ini juga, ternyata PAD (Pendapatan Asli Daerah) memberikan kontribusi yang tinggi terhadap realisasi APBD kita, yaitu sebesar 54 %, yaitu sekitar 3,57 triliun rupiah. Tetapi sekali lagi kami mengharapkan kita tidak boleh berpuas diri, upaya intensifikasi dan eksentifikasi perlu terus menerus dilakukan, tetapi jangan sampai juga memberatkan masyarakat karena menciptakan ekonomi biaya tinggi, yang pada gilirannya akan menyebabkan kemunduran perekonomian daerah itu sendiri.

Para pengusaha atau pemilik modal bisa jadi akan pindah atau memindahkan usahanya ke daerah lain yang iklim usahanya lebih kondusif.

Ketiga, dari sisi pengeluaran atau belanja, tercatat realisasi sebesar 90,75 %. Menurut hemat kami, angka ini memerlukan penjelasan lebih lanjut, apakah ini merupakan hasil efisiensi yang dilakukan oleh pemerintah provinsi atau justru karena sebab lain, baik karena ada beberapa program yang tidak terlaksana dan kenapa sebabnya atau karena kesalahan pada saat penganggaran.  Adanya surplus sekitar 510 miliar, di satu sisi memang patut disyukuri karena bisa bermanfaat sebagai saving, tetapi disisi lain justru sayang, kalau itu berarti terjadi karena salah perencanaan atau ada kegiatan yang tidak bisa dilaksanakan. (Ais/Mzr/tabloidprospek)

 

 

 215 total views,  3 views today

Check Also

Aparat Hukum Dihimbau Berantas Narkoba agar Bisa Lebih Ditingkatkan Lagi

Sekretaris Komisi I DPRD Kalsel H. Suripno Sumas Banjarmasin, mediaprospek.com—Sekretaris Komisi I DPRD Kalsel H. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.