Angkutan Udara, Bawang Putih, Bawang Merah, Sewa Rumah dan Beras, Sumbang Inflasi Tertinggi

 Kepala BPS Prov. Kalsel, Ir. Diah Utami, M.Sc

April, Banjarmasin Inflasi sebesar 0,97 Persen

 Banjarmasin, mediaprosek.com–Kepala Badan Pusat Statisik (BPS) Prov. Kalsel, Ir. Diah Utami, M.Sc, didampingi Kepala Bidang Statistik Distribusi Fachri Ubadiyah, SE. MP, Kepala Bidang Statistik Produksi Ir. Rismanto, MP, Kepala BPS Kota Banjarmasin Abdullah Riva’i dan Kepala BPS Kota Banjarbaru Arih Dwi Prasetyo, pada saat jumpa Pers Bulanan, kepada para wartawan media cetak dan Eletronik, serta para undangan dari Perwakilan Struktur Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) Pemprov Kalsel di Aula kantor BPS Banjarbaru, mengatakan bahwa,  Bulan April 2019, di kota Banjarmasin terjadi Inflasi sebesar 0,97 persen. Laju inflasi kalender tahun 2019 (April 2019 terhadap Desember 2018) sebesar 1,99 persen dan laju inflasi “year on year” adalah 4,11 persen. Komoditas yang mengalami kenaikan harga dengan andil inflasi tertinggi di Kota Banjarmasin antara lain angkutan udara, bawang putih, bawang merah, sewa rumah dan beras. Kamis (2/5), Siang.

Diketahui untuk kota Tanjung, pada Bulan April 2019 mengalami Inflasi sebesar 0,47 persen. Laju inflasi kalender Tahun 2019 (April 2019 terhadap Desember 2018) terjadi inflasi sebesar 0,63 persen dan laju inflasi “year on year” adalah 1,53 persen. Komoditas yang mengalami kenaikan harga dengan andil inflasi tertinggi di Kota Tanjung antara lain bawang merah, bawang putih, tomat sayur, jagung manis, daging ayam ras.

Diah mengatakan bahwa Dari 82 kota yang menghitung indeks harga konsumen, tercatat 77 kota mengalami inflasi, 5 kota mengalami deflasi . Inflasi tertinggi di kota Medan sebesar 1,30 persen, dan terendah di kota Pare-Pare sebesar 0,03 persen. Deflasi tertinggi dikota Manado sebesar 1,27 persen, dan terendah dikota Maumere sebesar 0,04.

Perkembangan IHK Menurut Kelompok Pengeluaran, menurut Diah, Pada bulan April 2019 di Kota Banjarmasin terjadi inflasi sebesar 0,97 persen, atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 135,92 pada bulan Maret 2019 menjadi 137,24 pada bulan April 2019.

“Inflasi di Kota Banjarmasin bulan April 2019 terjadi karena adanya kenaikan indeks harga pada kelompok pengeluaran yaitu kelompok bahan makanan sebesar 1,38 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok & tembakau sebesar 0,14 persen, kelompok perumahan, air,listrik, gas & bahan bakar sebesar 0,17 persen, kelompok sandang sebesar 0,23 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,95 persen, kelompok pendidikan, rekreasi dan olah raga sebesar 0,10 persen, kelompok transport, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 3,46 persen,”, ujarnya.

“Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga dengan andil inflasi tertinggi di Kota Banjarmasin antara lain angkutan udara, beras, bawang merah, sewa rumah, bawang putih. Sedangkan komoditas yang mengalami penurunan harga dengan andil deflasi tertinggi antara lain ikan papuyu, tarip listrik, ikan patin, melon, ikan nila,”, katanya

Perbandingan Inflasi Antar Kota di Kalimantan.

Di 82 kota di Indonesia, tercatat 77 kota mengalami inflasi, 5 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi di kota Medan sebesar 1,30 persen dan inflasi terendah terjadi di kota Pare-Pare sebesar 0,01 persen dan deflasi tertinggi di kota Tual sebesar 3,03 persen dan terendah dikota Palembang sebesar 0,03 persen. Dari kota-kota IHK di wilayah pulau Kalimantan mengalami inflasi ada 9 kota, Inflasi tertinggi terjadi di kota Banjarmasin sebesar 0,97 persen dan inflasi terendah dikota Samarinda sebesar 0,07 persen . (Prospek)

 233 total views,  2 views today

Check Also

Ditangan Siswa SMP AMJ, Limbah Sawit Disulap Jadi Kapal Pinisi Unik

Foto ( Istimewa) Pasangkayu, mediaprospek.com – Berada di pelosok perkebunan sawit, ternyata tidak membuat siswa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.