Raperda Didesain untuk Sesegera Mungkin Dilaksanakan

Zulfa Asma Vikra

Banjarmasin, mediaprospek.com–Jawaban Komisi IV atas Pemandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda Tentang Pembedayaan Pesantren dan Sekolah Keagamaan, yang diketuai Fikri, disampaikan oleh Zulfa Asma Vikra, pada rapat paripurna Senin,11 Maret 2019 lalu mengatakan bahwa penyusunan rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Pemberdayaan Pondok Pesantren dan Sekolah Keagamaan merupakan usaha restrukturisasi teknis Pemberdayaan Pondok Pesantren dan Sekolah Keagamaan di Kalimantan Selatan, dimana materi muatan Rancangan Perda ini di desain untuk sesegera mungkin dilaksanakan, berdasarkan prinsip terarah, terpadu, dan berkelanjutan.

Vikra mengatakan bahwa selaku inisiator Raperda Pemberdayaan Pondok Pesantren dan Sekolah Keagamaan tentu sangat memperhatikan harapan dan pesan yang termuat dalam pemandangan umum yang disampaikan oleh seluruh fraksi-fraksi di DPRD, di antaranya, Pertama, yang mengingatkan bahwa Raperda ini disamping menjadi payung hukum dalam melaksanakan kegiatan pemerintahan juga diringi dengan kebijakan anggaran yang memadai untuk mendukung Pemberdayaan Pondok Pesantren dan sekolah Keagamaan.

Kedua, menginginkan pengaturan hal-hal teknis berdasarkan kajian normatif yang bertujuan untuk memberikan pelayanan pendidikan sesuai amanat undang-undang dan 4 (empat) prioritas RPJMD Kalimantan Selatan.

Ketiga, mengingatkan agar memperjelas tujuan Raperda ini serta menelusuri peraturan perundangan supaya tidak terjadi tumpang tindih dengan peraturan perundang-undangan lainnya. Selain itu, fraksi demokrasi mengusulkan agar Raperda ini menjadi payung hukum bagi pemerintah daerah dalam memberdayakan pondok pesantren dan sekolah keagamaan guna meningkatkan indeks pembangunan manusia seperti keterampilan berwirausaha, beternak dan pembinaan lainnya.

“Kami selaku inisiator tentu akan ingat segala pesan dan harapan yang terkandung dalam pemandangan umum yang disampaikan oleh fraksi-­fraksi, “ujar Vikra

“Untuk itu perkenankan kami kiranya untuk menyampaikan beberapa sikap, pertama, Komisi IV kembali menyatakan bahwa Raperda Pemberdayaan Pondok Pesantren dan Sekolah Keagamaan adalah wujud kepedulian pemerintah daerah terhadap pondok pesantren dan sekolah keagamaan demi mewujudkan hak atas pendidikan yang layak di Provinsi Kalimantan Selatan,”, ujarnya.

“Kedua, Kami menyatakan bahwa keberadaan pondok pesantren dan sekolah keagamaan di Kalsel perlu diberikan perhatian dalam hal pemberdayaan yang menyentuh kepada lembaga tersebut, “katanya.

Pemberdayaan tersebut dapat berupa pengembangan program pelatihan dan pemagangan, pemberian beasiswa pendidikan, pengembangan pelatihan kewirausahaan dan manajemen tata kelola pondok pesantren dan sekolah keagamaan.

“Ketiga, dan kami setuju dengan seluruh maksud, pesan dan harapan fraksi-fraksi yang tercurah dalam pemandangan umum, untuk itu dapat kiranya sidang dewan yang terhormat ini menyetujui usulan Rancangan Peraturan Daerah yang kami ajukan menjadi usulan resmi DPRD Kalimantan Selatan yang pada waktunya akan dibahas bersama Gubernur,”, ujar Vikra mengakhiri pemandangan Fraksinya.(MZR)

 284 total views,  1 views today

Check Also

Ditangan Siswa SMP AMJ, Limbah Sawit Disulap Jadi Kapal Pinisi Unik

Foto ( Istimewa) Pasangkayu, mediaprospek.com – Berada di pelosok perkebunan sawit, ternyata tidak membuat siswa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.