TPK Hotel Berbintang di Kalsel Bulan Januari Turun 16,28 Poin

Kepala BPS Prov. Kalsel, Ir. Diah Utami,M.Sc, ketika menjelaskan seputar Tingkat Penghunian Kamar Hotel (TPK) dan Transportasi Kalimantan Selatan Bulan Januari 2019

Banjarmasin, mediaprospek.com–Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Kalimantan Selatan pada bulan Januari lalu, sebesar 42,35 persen, atau turun 16,28 poin dibanding TPK bulan Desember 2018 yang sebesar 58,63 persen. Dibandingkan dengan TPK bulan Desember 2018 yang sebesar 43,66 persen, TPK bulan Januari 2019 turun sebesar 1,31 poin. Rata-rata Lama Menginap (RTLM) tamu asing dan dalam negeri (domestik) pada hotel bintang bulan Januari 2019 adalah 1,54 malam, turun 0,34 malam. Bila dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yaitu bulan Januari 2018 yang sebesar 1,53 malam, RTLM bulan Januari 2019 terjadi kenaikan selama 0,01 malam. Kepala Badan Pusat Statisik (BPS) Prov. Kalsel,Ir. Diah Utami,M.Sc, mengatakan hal itu kepada para wartawan, Jumat (1/3).

Disisi lain, Diah mengatakan bahwa, jumlah penumpang angkutan udara yang berangkat melalui bandara di Kalimantan Selatan selama bulan Januari lalu, tercatat sebanyak 130.854 orang atau turun 19,33 persen dari bulan lalu. Jumlah penumpang yang datang melalui bandara di Kalimantan Selatan selama bulan Januari 2019 sebanyak 151.879 orang atau naik 0,34 persen dibanding bulan Desember 2018.

“Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang bulan Januari 2019 terjadi penurunan dari bulan sebelumnya. TPK bulan Januari 2019 sebesar 42,35 persen atau turun 16,28 poin dibanding TPK bulan Desember 2018 sebesar 58,63 persen. Dibandingkan dengan TPK pada periode yang sama tahun sebelumnya yaitu Januari 2018 yang sebesar 43,28 persen, terjadi penurunan sebesar 1,31 poin,”, kata Diah.

“Berdasarkan klasifikasi hotel bintang, pada bulan Januari 2019, TPK tertinggi dicapai oleh kelompok hotel bintang 4, yaitu sebesar 47,56 persen, sedangkan TPK terendah terjadi pada hotel bintang sebesar 38,02 persen. Jika dibandingkan bulan sebelumnya, klasifikasi hotel bintang 1 mengalami kenaikan sebesar 3,02 poin, klasifikasi hotel bintang 2 naik sebesar 2,02 poin, klasifikasi hotel bintang 4 turun sebesar 19,61 poin, sedangkan klasifikasi bintang 3 terjadi penurunan sebesar 24,90 poin,”, ujarnya.

“Rata-rata lama menginap (RTLM) tamu asing dan dalam negeri hotel berbintang di Kalimantan Selatan pada bulan Januari 2019 mengalami penurunan sebesar 0,34 malam jika dibandingkan bulan Desember 2018. Dilihat dari klasifikasi hotel, RTLM tertinggi terjadi pada hotel berbintang 1 selama 1,65 malam, dan terendah terjadi pada hotel berbintang 2 selama 1,43 malam. Dilihat dari jenis tamu yang menginap, rata-rata lama menginap tamu asing di hotel berbintang pada bulan Januari 2019 lebih tinggi dibanding tamu dalam negeri, masing-masing selama 3,57 malam untuk tamu asing dan 1,52 malam untuk tamu dalam negeri,”, jelas Diah.

Selanjutnya, pada perkembangan transportasi angkutan udara, Diah mengatakan bahwa jumlah penumpang yang berangkat melalui bandara di Provinsi Kalimantan Selatan pada bulan Januari 2019 sebanyak 130.854 orang atau terjadi penurunan sebesar 19,33 persen dibandingkan dengan jumlah penumpang yang berangkat bulan Desember 2018 yang berjumlah 162.210 orang.

“Bila dibandingkan dengan jumlah penumpang yang berangkat pada bulan Januari 2018 yang mengangkut 172.738 orang terjadi penurunan sebesar 24,25 persen. Penumpang yang berangkat melalui Bandara Utama Syamsudin Noor pada bulan Januari 2019 sebanyak 123.028 orang terjadi penurunan sebesar 19,67 persen dibandingkan dengan jumlah penumpang bulan Desember 2018 yang mengangkut 153.145 orang,”, katanya.

“Pada Bandara Gusti Syamsir Alam Kotabaru jumlah penumpang yang berangkat sebanyak 3.429 orang atau turun sebesar 18,72 persen. Bandara Bersujud Batulicin jumlah penumpang yang berangkat sebanyak 4.177 orang atau turun sebesar 11,26 persen. Bandara Warukin Tanjung jumlah penumpang berangkat pada bulan Januari 2019 terjadi kenaikan sebesar 58,27 persen, dimana penumpang yang berangkat pada bulan Januari 2019 berjumlah 220 orang sedangkan pada bulan Desember 2018 penumpang yang berangkat sebanyak 139 orang. Bila dibandingkan dengan bulan Januari 2018, jumlah penumpang yang berangkat melalui Bandara Syamsudin Noor turun sebesar 25,13 persen, yang melalui Bandara Gusti Syamsir Alam turun sebesar 25,42 persen, dan yang melalui Bandara Bersujud Batulicin naik sebesar 9,26 persen,”, imbuhnya.

Jumlah penumpang yang datang melalui bandara di Provinsi Kalimantan Selatan pada bulan Januari 2019 terjadi kenaikan sebesar 0,34 persen, dimana jumlah penumpang yang datang pada bulan Januari 2019 sebanyak 151.879 orang dan penumpang yang datang pada bulan Desember 2018 sebanyak 151.360 orang.

Penumpang yang datang di Bandara Utama Syamsudin Noor pada bulan Januari 2019 sebanyak 143.957 orang atau naik sebesar 0,41 persen dibandingkan dengan jumlah penumpang yang datang pada bulan Desember 2018 sebanyak 143.372 orang. Penumpang yang datang di Bandara Gusti Syamsir Alam Kotabaru turun sebesar 4,12 persen dimana pada bulan Januari 2019 jumlah penumpang yang datang sebanyak 3.560 orang sedangkan pada bulan Desember 2018 jumlah penumpang yang datang sebanyak 3.713 orang.

Pada Bandara Bersujud Batulicin, jumlah penumpang yang datang di bulan Januari 2019 sebanyak 4.090 orang, naik sebesar 0,37 persen, dibandingkan bulan sebelumnya. Sedangkan pada Bandara Warukin Tanjung jumlah penumpang yang datang naik sebesar 36,00 persen. Jika dibandingkan dengan bulan Januari 2018, jumlah penumpang yang datang pada Bandara Syamsudin Noor naik sebesar 1,06 persen, Bandara Gusti Syamsir Alam turun sebesar 28,05 persen, dan pada Bandara Bersujud Batulicin penumpang yang datang naik sebesar 5,63 persen. (Prospek)

 

 320 total views,  2 views today

Check Also

Aparat Hukum Dihimbau Berantas Narkoba agar Bisa Lebih Ditingkatkan Lagi

Sekretaris Komisi I DPRD Kalsel H. Suripno Sumas Banjarmasin, mediaprospek.com—Sekretaris Komisi I DPRD Kalsel H. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.