Jumlah Penduduk Miskin Kalsel 195,01 Ribu Orang

Kepala BPS Prov. Kalsel,Ir. Diah Utami,M.Sc, (kiri) ketika memaparkan BRS didampingi Kepala Bidang Statistik Sosial Agnes Widiastuti,S.Si. ME (kanan)

BANJARMASIN,mediaprospek.com–Pada September 2018, jumlah penduduk miskin di Kalimantan Selatan tercatat sebesar 195,01 ribu orang dengan tingkat kemiskinan sebesar 4,65 persen.  Jumlah penduduk miskin di daerah perkotaan tercatat 70,68 ribu orang dengan tingkat kemiskinan sebesar 3,60 persen dan jumlah penduduk miskin di daerah perdesaan tercatat 124,33 ribu orang dengan tingkat kemiskinan sebesar 5,56 persen.  Kalimantan Selatan adalah provinsi dengan tingkat kemiskinan terendah di Pulau Kalimantan. Tingkat kemiskinan tertinggi regional Kalimantan terjadi di Kalimantan Barat yaitu sebesar 7,37 persen. Kepala Badan Pusat Statisik (BPS) Prov. Kalsel,Ir. Diah Utami,M.Sc, melalui Kepala Bidang Statistik Sosial Agnes Widiastuti,S.Si. ME, di Aula kantor BPS Banjarbaru mengatakan hal itu kepada wartawan Jumat, (1/2/2019).

Diketahui, peranan komoditi makanan terhadap pembentukan garis kemiskinan sebesar 71,19 persen. Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) di Kalimantan Selatan sebesar 0,753 dan Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) sebesar 0,184.

Agnes mengatakan bahwa perkembangan tingkat kemiskinan kalimantan selatan, dari tahun 2006 – 2018, secara umum, tingkat kemiskinan baik pada sisi jumlah maupun persentase penduduk miskin di Kalimantan Selatan terus mengalami penurunan.

“Sedangkan perkembangan tingkat kemiskinan september dari tahun 2017 sampai bulan september 2018, jumlah penduduk miskin di Kalimantan Selatan terdata sebanayk 195,01 ribu orang,” ujarnya.

“Dibandingkan jumlah penduduk miskin Maret 2018 yang berjumlah 189,03 ribu orang maka terjadi penambahan jumlah penduduk miskin sebanyak 5,98 ribu orang. Berdasarkan daerah tempat tinggal, pada periode Maret 2018 – September 2018, jumlah penduduk miskin di daerah perkotaan mengalami kenaikan 1,98 ribu orang sedangkan di daerah perdesaan juga mengalami kenaikan sebanyak 4,00 ribu orang,” katanya.

“Persentase penduduk miskin di perkotaan pada September 2018 sebesar 3,60 persen. Angka ini mengalami peningkatan sebesar 0,06 poin dibandingkan keadaan Maret 2018 yang sebesar 3,54 persen. Peningkatan persentase penduduk miskin juga terjadi untuk wilayah perdesaan. Pada September 2018, persentase penduduk miskin perdesaan sebesar 5,56 persen, atau mengalami peningkatan sebesar 0,16 persen dibandingkan keadaan Maret 2018 yang sebesar 5,40 persen,” jelasnya. (MZR)

 

 

 399 total views,  1 views today

Check Also

Mengungkap Misteri Indahnya Lagu Banjar lewat Bedah Buku Biografi Anang Ardiansyah

Banjarmasin, mediaprospek.com – Dua Tokoh berbeda Sabtu siang (19/09/2020) mengupas tuntas buku biografi salah satu …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.