Januari, Banjarmasin Inflasi Sebesar 0, 82 Persen

 Kepala Badan Pusat Statisik Prov. Kalsel,Ir. Diah Utami,M.Sc, ketika memaparkan perkembangan inflasi di Kalsel

Perkembangan Indeks Harga Konsumen Inflasi Provinsi Kalimantan Selatan Bulan Januari Tahun 2019

BANJARMASIN, PROSPEK–Kepala Badan Pusat Statisik Prov. Kalsel,Ir. Diah Utami,M.Sc, didampingi Kepala Bidang Statistik Distribusi Fachri Ubadiyah, SE. MP, Kepala Bidang Statistik Sosial Agnes Widiastuti,S.Si. ME dan Kepala Bidang Statistik Produksi Ir. Rismanto, MP, pada saat jumpa Pers Bulanan, kepada para media cetak dan Eletronik, serta para undangan dari Perwakilan Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) Pemprov Kalsel di Aula kantor BPS Banjarbaru mengatakan bahwa bulan Januari 2019, di kota Banjarmasin terjadi Inflasi sebesar 0,82 persen. Laju inflasi kalender tahun 2019 (Januari 2019 terhadap Desember 2018) sebesar 0,82 persen dan laju inflasi “year on year” adalah 3,17 persen. Komoditas yang mengalami kenaikan harga dengan andil inflasi tertinggi di Kota Banjarmasin antara lain angkutan udara, ikan gabus, daging ayam ras, bawang merah, emas perhiasan. Jumat, (1/2/2019).

Selain itu, Diah juga mengatakan bahwa di Kota Tanjung, pada Bulan Januari 2019 mengalami inflasi sebesar 0,75 persen. Laju inflasi kalender Tahun 2019 ( Januari 2019 terhadap Desember 2018) terjadi inflasi sebesar 0,75 persen dan laju inflasi “year on year” adalah 2,97 persen. Komoditas yang mengalami kenaikan harga dengan andil inflasi tertinggi di Kota Tanjung antara lain daging ayam ras, bawang merah, ikan layang, bayam, ikan dan ikan nila.

“Dari 82 kota yang menghitung indeks harga konsumen, tercatat 73 kota mengalami inflasi, 9 kota mengalami deflasi . Inflasi tertinggi di kota Tanjung Pandan sebesar 1,23 persen, dan terendah di kota Pematang Siantar sebesar 0,01 persen. Deflasi tertinggi dikota Tual sebesar 0,87 persen,” katanya.

Perkembangan IHK Menurut Kelompok Pengeluaran

“Pada bulan Januari 2019 di Kota Banjarmasin terjadi infasi sebesar 0,82 persen, atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 134,56 pada bulan Desember 2018 menjadi 135,66 pada bulan Januari 2019,” ujarnya.

“Inflasi di Kota Banjarmasin bulan Januari 2019 terjadi karena adanya kenaikan indeks harga pada kelompok pengeluaran yaitu kelompok bahan makanan sebesar 1,64 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok & tembakau sebesar 0,05 persen, kelompok sandang sebesar 0,57 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,46 persen, kelompok pendidikan, rekreasi dan olah raga sebesar 0,09 persen, kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 2,62 persen. Sedangkan kelompok yang mengalami penuruan indeks harga pada kelompok perumahan, air, listrik, gas & bahan bakar sebesar 0,03 persen. Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga dengan andil inflasi tertinggi di Kota Banjarmasin antara lain angkutan udara, ikan gabus, dagang ayam ras, bawang merah, emas perhiasan. Sedangkan komoditas yang mengalami penurunan harga dengan andil deflasi tertinggi antara lain bensin, telur ayam ras, bawang putih, kacang panjang dan kayu balok,” jelasnya.

Di Kota Tanjung, pada bulan Januari 2019 terjadi inflasi sebesar 0,75 persen atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 133,92 pada bulan Desember 2018 menjadi 134,93 pada bulan Januari 2019.

“Inflasi di Kota Tanjung bulan Januari 2019 terjadi karena adanya kenaikan indeks harga pada kelompok pengeluaran yaitu kelompok bahan makanan sebesar 2,65 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok & tembakau sebesar 0,25 persen, kelompok perumahan, air, listrik,, gas & bahan bakar sebesar 0,05 persen, kelompok pendidikan, rekreasi dan olah raga sebesar 0,02 persen. Satu kelompok tidak mengalami perubahan yaitu kelompok kesehatan. Satu kelompok mengalami penurunan kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,21 persen,” papar Diah.

Di Kota Tanjung komoditas yang mengalami kenaikan harga dengan andil inflasi tertinggi selama bulan Januari 2019 antara lain daging ayam ras, bawang merah, ikan layang, bayam, ikan nila. Sedangkan komoditas yang mengalami penurunan harga dengan andil deflasi tertinggi antara lain kacang panjang, bensin, daun singkong, kangkung dan telepon seluler.

Pada bulan Januari 2019, secara umum dikota Banjarmasin terjadi inflasi sebesar 0,82 persen. dilihat dari kelompok pengeluaran, inflasi tertinggi bulan Januari terjadi pada kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 2,62 persen, dan terendah kelompok makanan jadi, minuman, rokok & tembakau sebesar 0,05 persen. Komoditas yang dominan pendorong inflasi angkutan udara, ikan gabus, daging ayam ras, bawang merah, emas perhiasan dan penahan yaitu bensin, telur ayam ras, bawang putih dan kayu balok.

Menurut komponennya,barang-barang yang harganya dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah (administered goods inflation) secara umum di bulan Januari 2019, Kota Banjarmasin mengalami inflasi sebesar 2,39 persen, harga yang bergejolak (volatile goods inflation) secara umum mengalami inflasi sebesar 1,65 persen dan komponen inti (core inflation) mengalami inflasi sebesar 0,18 persen.

Pada bulan Januari 2019, secara umum di Kota Tanjung terjadi inflasi sebesar 0,75 persen. dilihat dari kelompok pengeluaran, infalsi tertinggi bulan Januari terjadi pada kelompok bahan makanan sebesar 2,65 persen sedangkan inflasi terkecil kelompok pendidikan, rekreasi dan olah raga sebesar 0,02 persen. Komoditas yang dominan pendorong inflasi adalah daging ayam ras, bawang merah, ikan layang, bayam, ikan nila dan penahan yaitu kacang panjang, bensin, daun singkong, kangkung dan telepon seluler.

“Menurut komponennya, barang-barang yang harganya dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah (administered goods inflation) secara umum di bulan Januari 2019 Kota Tanjung mengalami deflasi sebesar 0,28 persen, harga yang bergejolak (volatile goods inflation) secara umum mengalami inflasi sebesar 2,74 persen dan komponen inti (core inflation) mengalami inflasi sebesar 0,27 persen Menurut komponennya,barang-barang yang harganya dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah (administered goods inflation) secara umum di bulan Januari 2019 Kalimantan Selatan mengalami inflasi sebesar 2,20 persen, harga yang bergejolak (volatile goods inflation) secara umum mengalami inflasi sebesar 1,73 persen dan komponen inti (core inflation) mengalami inflasi sebesar 0,19 persen,” imbuhnya.

Perbandingan Inflasi Antar Kota di Kalimantan

Di 82 kota di Indonesia, tercatat 73 kota mengalami inflasi, 9 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi di kota Tanjung Pandan sebesar 1,23 persen dan inflasi terendah terjadi di kota Pematang Siantar sebesar 0,01 persen dan deflasi tertinggi di kota Tual sebesar 0,87 persen dan terendah dikota Merauke sebesar 0,01 persen. Dari kota-kota IHK di wilayah pulau Kalimantan mengalami inflasi ada 9 kota, Inflasi tertinggi terjadi di kota Singkawang sebesar 1,19 persen dan inflasi terendah dikota Sampit sebesar 0,34 persen. (MZR)

 279 total views,  1 views today

Check Also

Pengunduran Diri Pegawai KPK, Ka Biro Humas KPK Jangan Bernuansa Drama

  Oleh : Syahrir Irwan Yusuf, SH (Pengamat dan Praktisi Hukum) Dalam akhir pekan lalu, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.